Kamis, Mei 2

Kenangan



Kuberjalan dalam heningnya malam
Kemanakah hati ini akan kulabuhkan
Kurasakan diriku telah tenggelam
Terhembas keras di tengah lautan


Kamu kenalkan aku pada sebuah rasa
Dan kamu juga ajarkan aku untuk merasa
Kamulah yang memberiku asa
Dan kamu juga yang menjadikanku putus asa

Kamu ajak aku terbang melayang
Menyapa mentari dengan penuh keramahan
Menarikan pena diatas bintang
Menuliskan kisah romantis kebahagiaan

Kamu ikat aku dengan kasihmu
Kamu genggam tanganku berlari menembus waktu
Menuju surga yang kulihat di balik matamu
Kamu dan aku bersumpah untuk satu

Namun perlahan kamu lambaikan tangan
Tanpa kata kamu ucap salam perpisahan
Kamu tinggalkanku dalam diam
Menahan isak dengan mata terpejam

Kuharap ini hanyalah mimpi buruk
Hingga saatnya kubangun tak kan terpuruk
Kuyakini kamu bukanlah "titik" 
Sekedar keindahan yang sempat mengusik

Kamu bukan penentu
Bukanlah tempat akhir yang kutuju
Kmau hanyalah persinggahan
Yang tega membiarkan rasa ini terabaikan

Izinkan aku kepakkan sayap
Biarkan bebas lepas seperti uap
Meneruskan langkahku walau gelap
Tentang hidupku yang belum terungkap

Akan ada pelangi setelah hujan
Senyuman hadir seusai tangisan
Kamu hanyalah bagian kecil kehidupan
Kamulah kenangan...

Mungkin kamu mengerti mungkin kamu tidak
Masa lalumu seperti gading yang bisa retak
Mungkin kamu sadari mungkin kamu tidak
Tapi kuyakin kau tetap yang sempurna

kemarin kamu dan aku adalah pasangan
sekarang kamu adalah kenangan
sementara aku harus tetap berjalan
biarkan kita berjalan, waktu yang menentukan


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar